Oleh
Nurani Puji Islami
@bisiknurani
Salah satu fenomena penting proses
globalisasi telah melahirkan generasi gadget, istilah yang digunakan untuk
menandai munculnya generasi millennial. Millennials
atau kadang juga disebut dengan generasi Y adalah sekelompok orang yang lahir
setelah Generasi X, yaitu orang yang lahir pada kisaran tahun 1980- 2000an.
Maka ini berarti millenials adalah generasi muda yang berumur 17- 37 pada tahun
ini. Millennials sendiri dianggap spesial karena generasi ini sangat berbeda
dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal yang berkaitan dengan teknologi.
Millennial pada hari ini sudah tidak asing lagi untuk diperbincangkah, sudah
tidak hangat lagi untuk di kaji karena Negara kita saat ini telah memasuki
revolusi industri 4.0 yang erat kaitannya dengan kaum millennial. Millennial sendiri
sudah tidak pula dengan dunia teknologi. Rata-rata kaum millennial Indonesia telah
mengenal dan menggunakan teknologi itu sendiri. Gadget sebenarnya lebih
pas diartikan dengan peralatan, sehingga generasi gadget dimaksudkan dengan
generasi yang dalam kehidupannya selalu bersinggungan dengan yang namanya
peralatan yang mengandung unsur teknologi informasi. Jadi seolah-olah berbagai
peralatan tersebut telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan
mereka. Seolah olah berbagai alat high-technology telah menjadi bagian penting
dalam kehidupannya. Namun, faktanya pada hari ini kaum millennial jika dibandingan
dengan kaum X sebelum gen Y, kaum millennial banyak yang buta akan kehidupan sosial,
walaupun secara ilmu pengetahuan mereka lebih maju dari generasi sebelumnya. Kebanyakan
di antara mereka menyalahgunakan wawasan yang sudah mereka miliki, secara
tipologi mereka cenderung menjadi manusia yang individual yang artinya lebih
mementingkan kehidupan pribadi dibandingan kehidupan sekitar yang memang
membutuhkan uluran tangannya untuk saling membantu. Ada apa dengan kaum kaum
seperti ini ? mahasiswa saja yang katanya merupakan agen perubahan dan agen control
kini sudah cacat rasanya untuk menerapkan hal tersebut, mereka cenderung asik
dengan dunia yang mereka suka terutama dengan gadgetnya. Mirisnya lagi, hal itu
kini merambat kepada anak usia dini, dewasa sebelum waktunya. Menurut saya, adanya perkembangan teknologi
hari ini sangat baik untuk kemajuan Negara yang sedang berkembang ini, namun
sayangnya perkembangan teknologi ini banyak yang menyalahgunakan. Peran orangtua
untuk menyikapi ini sangatlah penting. Solusi terbaik untuk masalah seperti ini
adalah adanya sosialisasi terkait revolusi industri yang akan menghadapi bonus
demografi. Hal ini sangatlah penting untuk di sajikan dan di beritakan supaya
kaum millennial pada hari ini tidak tidur melainkan berperan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar