Oleh
Nurani
Puji Islami
IG @bisiknurani
Merah
jambu memantik
Parasmu
yang tak lagi menarik
Tipuan
yang terkalahkan oleh harapan,
Yang
tak kunjung padam
Harapan
yang telah menjadi sarapan
Sarapan
luka yang selalu saja kau siram
Ah,
Begitu tersayatnya hatiku ini
Hingga jiwaku telah mati
Senja yang selalu ku nanti
Kini pergi dan tak pernah kembali
Kemanakah
Ratu itu ?
Lemah?
Atau kah hilang arah?
Atau
Ratu mulai diam?
Diam
membisu melihat harapan dengan matanya yang kosong
Begitu lemahnya dikau!
Jatuh tanpa darah yang menjadi
hiasan
Hah!
Luapkanlah, jika tidak
Akulah yang menertawakan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar