Jumat, 29 Maret 2019

Aku Adalah Aku


Oleh
Nurani Puji Islami
IG @bisiknurani


Aku adalah aku, diriku, dan jiwaku. Sesuatu yang masih menyatu dalam darah dan fisikku. Aku tak pandai, tak pula pintar. Bersuara melalui tulisan adalah hobiku. Aku tak ingin berteriak seperti mereka, bagiku itu adalah cara yang sangat tak bermoral. Tak berfaedah tak bermanfaat pula.

Aku menyukai tertawa apalagi membuat menebar tertawa kepada semua orang. Menyukai tawa dan senyuman setiap orang. Aku hanya ingin memberikan energi positif teruntuk mereka. Agar mereka tak menyerah dan selalu mengeluh menghadapi masalah. Aku adalah orang yang selalu ingin memberikan solusi dalam setiap permasalahan, sayangnya aku tak pandai dalam hal itu , karena aku hanya mampu menggerakan.

Aku hanya ingin membagikan setiap kebahagiaan yang aku rasakan. Kepada mereka orang-orang yang ku kenali. Terkadang aku tak ingin melihat mereka memiliki rasa kasihan padaku, karena aku pun tak suka dikasihani. Aku adalah orang yang selalu merasa mampu mengatasi permasalahanku. Paling tidak aku hanya akan mengeluh kepada Tuhan, ayah dan ibuku.

Jangan salah, aku tak semampu itu. Aku tak sebaik itu. Aku tak sebahagia itu. Aku hanya mampu menutupi diri dari badai yang menyerang diriku sendiri. Sudah ku bilang, aku hanya ingin membagikan kebahagiaan bukan kesedihan. Aku adalah orang yang marah jika sedang serius kemudian di bercandakan. Jangan pikir aku tak pernah mengeluh, tentu saja aku pernah mengeluh. Bagiku mengeluh adalah hal yang sangat wajar sebagai manusia.

Bagiku tulisan adalah teriakanku bahkan jeritan hatiku. Biarkan Tuhan yang serba Maha mengetahui isi dan sedalam-dalamnya diriku ini. Inilah aku, aku yang begini, apa adanya, dan bisa dibilang sangat sederhana, aku adalah orang yang tak suka keribetan.

Ah sudahlah, jangan terlalu memahami tulisanku,aku tak yakin kau akan mengerti macam tulisanku ini. Sungguh tak berarti sebenarnya. Tapi percaya atau tidak, kau harus percaya. Bahwa tulisan adalah suatu hiburan diri bagiku. Tak perlu kau berteriak untuk menyuarakan hati, karena menulis pun akan membantu untuk menenangkan hati. Itu adalah Aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sekolah Menengah ke Atas

Lanjutan  " Sekolah Menengah Pertama" Oleh Nurani Puji Islami      Hari itu tepat hari senin, hari itu yang akan mem...